#SaberPungliEffect

Bulan ini kebetulan saya harus membayar pajak kendaraan 5 tahunan, artinya plat nomer kudu diganti ama yang baru. Nah biasanya khusus 5 tahunan ini, saya minta bantuan ke salah satu teman yang biasa ngurusin pajak kendaraan. Kenapa gitu? Karena dalam pikiran saya perpanjangan 5 tahunan yang berurusan dengan samsat pasti ribet, susah dan pasti duit tetap mengalir…

Sejak pertengahan Oktober, saya sudah rencana mengurusnya lebih awal. Tadinya saya meminta bantuan sebuah dealer yang pernah bantu saya untuk mutasi, namun alangkah kagetnya ybs memberitahukan bahwa ada kemungkinan dapat nopol yang berbeda. Sungguh menyebalkan, artinya saya harus mengeluarkan fulus lagi untuk mendapatkan nopol yang sama. Beuh..

Akhirnya saya menghubungi teman yang biasa membantu pengurusan stnk 5 tahunan dan jederrr kagetnya ybs memberitahukan bahwa saat ini benar-benar tidak bisa karena para oknum takut tertangkap tangan. Bahkan 20ribu aja bisa kena. WoW.. Saya jadi inget #SaberPungli yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi ternyata ciyus banget sampe urusan begini aja berdampak.

Dan saya dengan terpaksa mengurus sendiri perpanjangannya di Samsat Pajajaran Bandung. Pagi-pagi jam 7.00 saya udah cabut dari rumah dan sampai di Samsat sekitar jam 7.30 langsung diinfo oleh petugas parkir, “Cek fisik pak? Langsung ke basement aja.” Setelah memarkirkan kendaraan, saya mencoba nanya-nanya ama yang ngantri juga, beliau berkata, “Pak, cek fisik juga? Untung hari ini belum panjang, saya ngurus dari kemarin. Penuh banget sampe parkir di luar.” Langsung saya mikir, “What???? Wah asem nih, tapi udahlah jalanin aja.”

Antri ambil formulir perpanjangan stnk 5 tahunan

Nah untuk perpanjangan STNK 5 tahunan, kita harus mengambil formulir di Lantai 2 tanpa mengambil nomer antrian dan antriannya bowww udah panjang walaupun gak sepanjang yang ngurus BBN Balik Nama – karena sedang gretong sampe Desember 2016. Jam 8 kurang 5 menit, para petugas udah standby di loket. Mengantri dan langsung diinfokan aturannya. Well cukup jelas dan membantu.

dsc_0032

Pengecekan Fisik

Setelah itu, saya langsung kembali ke basement untuk melakukan cek fisik kendaraan. Disini lagi-lagi tanpa nomer antrian, jadi langsung cari petugas berbaju orange untuk meminta cek fisik (gesek no mesin dan rangka). Langsung nodong aja, hahahaha.. langsung dikerjain ama petugasnya dengan sedikit judeng (gak tau apa karena apa ya.. #mikirsendiriajah). dsc_0034 Setelah itu langsung isi lengkap formulirnya dan diserahkan ke petugas loket pengesahan yang leatknya sama di basement (ujunggggg) untuk di validasi.

 

dsc_0035Beres validasi langsung menuju ke lantai 2, ke loket pengesahan STNK 5 tahunan. Selanjutnya nunggu dipanggil, pengecekan progresif dan nunggu dipanggil buat bayar. Setelah bayar, langsung menuju ke basement untuk mengambil plat nomer yang baru. Dah gitu balik lah ngapain nunggu di Samsat.. Hahahahahaha..

Dari kejadian ini, saya mengapresiasi petugas Samsat yang menurut saya sudah cukup profesional dalam melakukan pelayanan publik TANPA MEMPERSULIT, TANPA PUNGLI, TANPA NODONG DUIT ROKOK!!! SEMUA GRETONG!

Satu hal lagi yang bikin saya seneng, bisa bayar DEBIT dong… Kecuali ATM BCA gak bisa. Asik pisan ini yang saya tunggu-tunggu. Karena buat saya bawa duit tunai banyak2 gak efektif banget. Kalo bisa cashless akan lebih efisien dari sisi keamanan dan waktu.

Nah buat yang mau perpanjang STNK 5 tahunan, jangan ragu buat urus sendiri ke kantor Samsat ya.. Jangan lupa bawa dokumen yang diperlukan:

  • BPKB Asli + Copy 2 buah
  • KTP Asli + Copy 2 buah
  • STNK Asli + Copy 2 buah
  • Map
  • Kalau ada blokir kendaraan (progresif) bawa 1 buah materai, 1 fotocpy ktp. Dan surat kuasa kalo nama berbeda.

Puas dengan kinerja petugas, saya kasih 8 jempol deh.. 2 jempol lagi saya simpen karena ada beberapa yang harusnya bisa lebih baik seperti no antrian pengambilan formulir dan untuk cek fisik agar lebih tertib. Salut pak!! Kalo gini, saya rasa masyarakat kita belajar untuk repot sedikit dalam mengurus dokumentasi, belajar untuk mengantri dan belajar untuk BERSIH NO PUNGLI. Saya yakin kalo budaya ini terus dilakukan, Indonesia akan jadi lebih baik!

AYO INDONESIA BISA! INDONESIA MAJU!

Advertisements

Review: Logitech K380

Sekitar awal bulan Juli 2016, saya tertarik untuk mencari keyboard bluetooth untuk menemani gadget saya untuk mobile. Berhubung agak sulit untuk mengetik text yang panjang dengan menggunakan virtual keyboard, jadi saya mulai googling beberapa keyboard bluetooth.

Pilihannya adalah Logitech K380 atau K480. Prinsipnya sama saja dapat pairing 3 gadget sekaligus berbasis Android, Windows, iOS atau OSX secara bergantian (ada 3 buah tombol untuk mengakomodir). Perbedaannya adalah dari sisi ukuran dan harga tentunya.. 😛


K380 lebih kecil mirip dengan ukuran keyboard wireless iMac atau Logitech K240 untuk PC namun lebih tipis dan bentuk tuts nya lingkaran.

Sedangkan K480 ukurannya lebih besar karena ada slot stand untuk menempatkan gadget kita sehingga dapat mengetik dengan mudah. Selain itu perbedaannya ada pada tombol pengalihan untuk ketiga gadget yang sudah dipairing. K480 menggunakan tombol putar sedangkan K380 menggunakan tombol biasa yang letaknya ada di sebelah tombol ESC.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli Logitech K380 dengan pertimbangan ukuran yang lebih kecil (kompak) sehingga bisa dimasukkan ke tas dan tidak berat. 

Setelah mencoba menggunakan di 2 perangkat iOS dan Android, pairing sangat mudah sekali dan cepat. Begitupun saat peralihan dari perangkat satu ke perangkat lain, tinggal menekan tombol pindah langsung kita dapat mengetik di gadget yang dipilih. Tombolnya juga cukup empuk namun biasa ada bunyi kecil pada tolmbol saat kita mengetik namun ya ini bukan satu hal yang aneh atau menggangu.

Logitech ini menggunakan 2 buah baterai AAA yang sudah termasuk dalam paket pembeliannya. Lumayan dan Logitech mengklaim umur baterainya bisa dipakai hingga 2 tahun. Kita lihat saja ya, saya terus terang agak sangsi hahahaha.. Mengingat Logitech K240 saya tahan 3-4 bulan saja, tapi ya mudah2an kali ini benar minimal umurnya 1 tahun buat saya sudah sangat memuaskanlah..

Overall saya cukup puas menggunakannya, termasuk saat menulis review ini saya menggunakan Logitech K380 dan menyenangkan terutama pada saat kita mobile dan perlu banget untuk ngetik yang cukup panjang. Dan berharap bisa nambah value dalam pekerjaan saya. 

 

Demam Pokemon Go


Ini games yang paling happening sejagad, banyak yang nungguin dari beberapa bulan lalu. Sempet muncul dalam versi beta dan mundur dari jadwal perilisan karena server yang katanya down disebabkan dengan banyaknya yang menggunakannya. Ya itulah POKEMON GO..

Tulisan disini adalah murni pendapat pribadi saya, baik sebagai end user maupun orang tua yang memiliki anak dengan umur yang relatif masih perlu bimbingan orang tua. Jujur saya belum pernah mencoba untuk menginstall aplikasi ini baik di perangkat Android maupun iOS saya, karena memang saya kurang minat dengan game dan juga belum secara resmi keluar di Playstore dan AppStore.

Setelah saya membaca ulasan dan juga melihat review YouTubers maupun Vlog beberapa yang sudah menggunakannya, kelihatannya cukup seru permainan POKEMON GO ini karena tidak membosankan dan cukup menantang karena kita harus mencari sebanyak-banyaknya POKEMON.

Selain itu juga kalo dipergunakan dengan benar, games ini bisa dijadikan sebagai media promosi suatu tempat yang biasanya orang jarang mau pergi contohnya museum, taman kota, gedung-gedung bersejarah dan sebagainya dimana orang Indonesia jarang banget mengunjunginya. Belum lagi saya baca di Facebook, ada driver gojek di Bandung yang siap mengantarkan para pelanggannya untuk menangkap pokemon dengan fasilitas helm, masker dan tentu saja POWERBANK. Hahahaha.. Driver ini jeli banget nangkep peluang (salut kang..)

Yang perlu diwaspadai adalah karena games bukan untuk indoor, maka dampak negatif yang bisa ditimbukan (menurut saya pribadi) :

  • Karena asyiknya menangkap POKEMON, kita sering lupa ada dimana. Saking antusiasnya sampe lupa bahwa kita ada di jalan yang tentu saja bisa membahayakan kita sendiri atau orang lain (kecelakaan baik ringan maupun sampe merugikan orang lain)
  • Saya sebagai orang tua kuatir anak-anak yang bermain menangkap POKEMON di tempat yang tidak semestinya mereka datangi contohnya diskotik atau pub. Ngeri kan kalo gitu..
  • Addicted, contohnya saya baca di detik.com di Selandia Baru ada yang sampe keluar dari pekerjaan karena ingin fokus menangkap pokemon. Whatttt??? Ember gak salah baca, serius fokus menangkap pokemon.. Huhuy.. No comment..

Jadi bijaksanalah untuk menggunakan aplikasi atau game yang kita pakai. Jangan sampai membuat kita lupa akan realita kita apalagi kewajiban kita. So be wise guys..

Oh sebelum beres nulis, saya kasih link review salah satu VLOGers yang menurut saya cukup memberikan gambaran mengenai POKEMON GO.. GBU..